BAGANSIAPIAPI - Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2025 sukses digelar di halaman Kantor Camat Bangko, Jalan Pelabuhan Baru, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, pada Rabu (30/4).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mempererat koordinasi antar berbagai elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan ancaman Karhutla.
Apel tersebut dihadiri oleh Camat Bangko Aspri Mulya, Wadanramil 0321-01/Bangko Kapten CBA (K) Karnilawati, Wakapolsek Bangko AKP Jambi Lumbantoruan, para lurah, datuk penghulu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, anggota Satpol-PP, staf Kantor Camat Bangko, serta anggota Masyarakat Peduli Api (MPA).
Dalam sambutannya, Camat Bangko Aspri Mulya menyampaikan rasa syukur atas kesehatan dan kebersamaan yang memungkinkan terlaksananya apel penting ini.
Ia juga memberikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dalam upaya menekan risiko Karhutla di wilayah Bangko.
"Camat Bangko menekankan pentingnya edukasi masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan," kata dia.
Dia juga mengingatkan seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menjelang musim kemarau, meskipun angka kejadian Karhutla menunjukkan penurunan. Ia juga menginstruksikan pemasangan spanduk sosialisasi di setiap kelurahan dan kepenghuluan.
Wakapolsek Bangko AKP Jambi Lumbantoruan menjelaskan tentang teknologi Lancang Kuning yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi titik api secara cepat.
"Lahan gambut yang dominan di wilayah Bangko memiliki risiko tinggi jika terjadi kebakaran, mengingat kesulitan pemadaman yang akan dihadapi," ujarnya mengingatkan.
Senada dengan itu, Wadanramil 0321-01/Bangko Kapten CBA (K) Karnilawati menekankan pentingnya sinergi antar berbagai pihak dalam meminimalisir potensi Karhutla.
"Masyarakat juga diimbau untuk menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan," katanya.
Selain fokus pada Karhutla, pimpinan apel juga menyoroti isu Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria yang sempat terjadi di beberapa wilayah Rokan Hilir, termasuk Bangko.
Wadanramil mendorong masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan.
Apel kesiapsiagaan ini menjadi wujud nyata koordinasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga wilayah Bangko dari ancaman Karhutla, dengan komitmen bersama sebagai kunci utama.
Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi kecamatan lain untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla dan bencana lainnya, serta memperkuat sinergi lintas sektor.
Melalui upaya edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan, diharapkan pencegahan Karhutla dapat terus membuahkan hasil positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Bangko mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dan segera melaporkan setiap indikasi kebakaran guna mencegah kerugian yang lebih besar.
Apel Kesiapsiagaan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keharmonisan alam demi masa depan generasi mendatang.