PEKANBARU - Bulan Ramadan selalu menghadirkan tradisi ngabuburit yang dinanti masyarakat. Di Kota Pekanbaru, momen menunggu azan Magrib bukan sekadar berburu takjil, tetapi juga menjadi ajang berkumpul bersama keluarga di ruang-ruang publik yang nyaman dan ramah anak.
Daerah yang berjuluk Kota Bertuah ini memiliki banyak pilihan tempat ngabuburit, mulai dari wisata religi, taman kota yang asri, kawasan bersejarah, hingga pusat perbelanjaan modern. Berikut lima rekomendasi tempat ngabuburit bersama keluarga yang bisa menjadi referensi.
1 Masjid Raya Annur Provinsi Riau
Tempat pertama adalah Masjid Raya Annur Provinsi Riau yang berlokasi di Jalan Hangtuah, Sumahilang. Masjid yang dijuluki “Taj Mahal-nya Riau” ini menjadi ikon wisata religi sekaligus destinasi favorit warga saat Ramadan. Halamannya luas dan tertata rapi, cocok untuk keluarga.

Selain beribadah, pengunjung dapat mengikuti kajian sore, berburu takjil gratis, hingga berfoto dengan latar arsitektur megah. Area pelataran yang luas membuat anak-anak leluasa bermain sambil tetap dalam pengawasan orang tua.
Rahma (34), warga Tenayan Raya, mengaku hampir setiap Ramadan datang ke Masjid Raya Annur bersama keluarganya. Ia mengatakan suasana religius membuat waktu terasa lebih bermakna, apalagi menjelang berbuka ketika lantunan ayat suci Alquran menggema di pelataran. Menurutnya, tempat ini sangat ramah keluarga karena aman dan tertib.
“Anak-anak bisa bermain di halaman tanpa khawatir, sementara saya bisa ikut kajian. Rasanya hati lebih tenang dan ibadah pun lebih khusyuk,” ujarnya kepada Media Center Riau, Kamis (26/02/2026).
2. RTH Putri Kaca Mayang
Rekomendasi kedua adalah RTH Putri Kaca Mayang di Jalan Jenderal Sudirman, dekat Tugu Ikan Selais. Ruang Terbuka Hijau ini dilengkapi playground, jalur pedestrian, dan kursi taman yang nyaman untuk bersantai.
Menjelang sore, kawasan ini dipadati keluarga yang membawa anak-anak bermain. Di sekitar gerbang masuk, pedagang takjil berjejer menawarkan aneka jajanan mulai dari es buah hingga gorengan hangat.

Seorang warga Sukajadi, Andi (40), menilai RTH Putri Kaca Mayang menjadi pilihan praktis untuk ngabuburit. Lokasinya strategis di tengah kota dan mudah diakses dari berbagai arah. Ia menambahkan, anak-anaknya sangat senang bermain di playground sambil menunggu waktu berbuka.
“Setelah puas bermain, kami tinggal beli takjil di depan taman. Sederhana, tapi kebersamaannya terasa sekali,” katanya.
3. Kawasan Senapelan
Rekomendasi ketiga adalah Kawasan Senapelan, yang dikenal sebagai Kota Tua Pekanbaru. Nuansa sejarah dan budaya Melayu terasa kental di kawasan ini, berpadu dengan pemandangan Sungai Siak yang menenangkan.
Di sini berdiri Masjid Raya Pekanbaru atau Masjid Senapelan, masjid tertua peninggalan Kesultanan Siak. Di dekatnya terdapat komplek makam pendiri Kota Pekanbaru, Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah, yang sering diziarahi masyarakat.

Tak jauh dari masjid, terdapat Rumah Singgah Tuan Kadi yang berada di bawah Jembatan Siak III. Spot ini cocok untuk menikmati angin sore di tepi Sungai Siak sambil menyaksikan perahu melintas.
Doni Candra (31), warga Rumbai, mengaku lebih memilih ngabuburit di kawasan Senapelan karena suasananya berbeda dibanding tempat lain. Ia merasa ada nilai sejarah yang bisa dikenalkan kepada anak-anaknya sejak dini.

Menurut Doni, duduk santai di tepian Sungai Siak sambil melihat matahari terbenam memberi ketenangan tersendiri.
“Anak-anak jadi tahu sejarah kotanya, kami pun bisa menikmati pemandangan sungai sambil menunggu azan,” jelasnya.
4. Purna MTQ dan Taman Labuai Pekanbaru
Rekomendasi keempat adalah Kawasan Purna MTQ atau Bandar Seni Raja Ali Haji di Jalan Jenderal Sudirman. Kawasan ini memiliki area terbuka luas yang sering menjadi lokasi berkumpul warga saat sore Ramadan.

Tak jauh dari tempat ini, terdapat Taman Labuai City Walk Pekanbaru yang resmi dibuka pada Agustus 2025. City Walk ini dikenal dengan jalur pedestrian lebar dan tenant kreatif, sehingga kerap dijuluki “Malioboro-nya Pekanbaru”.
5. Mal
Terakhir, pusat perbelanjaan modern juga menjadi pilihan ngabuburit yang nyaman, terutama saat cuaca panas atau hujan. Beberapa mal populer di Pekanbaru antara lain Mal SKA, Living World Pekanbaru, Mal Ciputra Seraya, dan Mal Pekanbaru.
Marlina (37), warga Marpoyan, menuturkan sesekali ia mengajak keluarga ngabuburit di mal karena lebih nyaman dan lengkap fasilitasnya. Ia bisa berbelanja kebutuhan Ramadan sambil anak-anak bermain di area permainan. Menurutnya, mal menjadi solusi ketika cuaca kurang bersahabat.

“Kami bisa keliling tanpa panas, lihat baju raya, atau ke tempat mainnya sampai waktu berbuka. Yang penting tetap bersama keluarga,” tuturnya di Mal SKA Pekanbaru.
Dengan banyaknya pilihan tempat ngabuburit ramah keluarga di Pekanbaru, masyarakat kini tidak kesulitan mencari lokasi yang sesuai dengan kebutuhan. Mulai dari wisata religi, taman kota, kawasan sejarah, hingga mal modern, semuanya menawarkan pengalaman berbeda dalam menunggu waktu berbuka. Ramadan pun terasa lebih hangat ketika dihabiskan bersama keluarga di sudut-sudut terbaik Kota Pekanbaru.


