RIAUBERTUAH.ID - Mesin dispenser Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo di Jalan Bhayangkara, Laweyan, ditabrak mobil orang, Senin (22/6) malam. Penabrak yang melarikan diri diketahui mengendarai mobil Daihatsu Terios berpelat nomor AD 8558 RH.
Akibat ulah pengemudi tersebut, 3 karyawan SPBU dan warga yang sedang antre mengalami luka. Saat kejadian, terjadi antrean di SPBU tersebut dan diduga pelaku tak sabar untuk menunggu.
"Pelaku posisinya di belakang truk yang sedang mengisi solar. Karena truk mengisi penuh dan cukup lama, mungkin dia ingin keluar dari antrean. Kemudian banting setir, mau belok, lalu malah menabrak mesin ini," kata salah satu karyawan SPBU, Yusuf Ahmadi, Selasa (23/6).
Menurutnya, ada 3 orang yang tertabrak mobil dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Ketiga korban tersebut seorang pembeli BBM, petugas keamanan dan pengawas. Salah satu korban tertimpa mesin hingga terjepit.
Sementara itu, pemilik SPBU, Achmad Purnomo menyampaikan, dirinya sempat menengok lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan dari karyawan. Usai kejadian, saluran BBM dan listrik langsung dimatikan, agar tidak terjadi kebakaran.
"Saya belum bisa menghitung jumlah kerugian, kita serahkan kepada kepolisian biar diusut," katanya.
Kapolsek Laweyan, AKP Ismanto Yuwono mengemukakan, usai kejadian pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Pelaku dapat ditangkap dan dimintai keterangan di Mapolsek Laweyan.
"Pengemudi sudah kita tangkap, kita amankan di mapolsek. Saat ini masih dalam pemeriksaan," tutupnya.
Pantauan merdeka.com di lokasi, hingga pagi ini SPBU masih ditutup, baik pintu masuk di sebelah utara maupun pintu keluar di sebelah selatan. Sejumlah karyawan dan petugas keamanan juga nampak berjaga di lokasi.
(Sumber : Merdeka.com)

