PEKANBARU (RIAUBERTUAH.ID) - Pedagang kaki lima (PKL) pusat kuliner di sekitar bundaran Tugu Keris Jalan Diponegoro akan ditertibkan Tim Yustisi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Ahad (6/9). Penertiban akan melibatkan berbagai unsur, termasuk aparat TNI dan polri. Plt Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Burhan Gurning, Jumat (4/9) kemarin mengatakan, penertiban akan melibatkan unsur TNI, Polri, dan Dishub Kota Pekanbaru. Tim akan menghentikan seluruh aktivitas pedagang di lokasi itu. "Kami akan mulai tertibkan Ahad sore. Nantinya juga dibantu TNI, Polri, Dishub, dan pihak kecamatan," kata dia.
Gurning menyebut, pihaknya mulai mengirim surat peringatan, Jumat (4/9) ini kepada seluruh pedagang agar tidak lagi berjualan di seputaran bundaran keris. Pihaknya juga memastikan penertiban akan berlangsung mulai Ahad sore besok. Ada puluhan aparat gabungan yang akan ikut serta dalam penertiban terhadap pedagang di kawasan tersebut. Menurutnya, aktivitas pedagang di kawasan sudah berlangsung selama tiga tahun lalu.
Mereka juga sudah memberi pengertian kepada pedagang di kawasan bundaran Tugu Keris. Sementara terkait relokasi ratusan pedagang tersebut, Gurning menyebut bahwa OPD terkait seperti Disperindag dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pekanbaru menyediakan beberapa tempat relokasi. Seperti di eks Pujasera di Jalan Arifin Achmad, dan Taman Labuai Jalan Jendral Sudirman. "OPD terkait yang menentukan lokasi baru mereka. Kami fokus penertiban dulu. Tapi yang jelas mulai Ahad sore itu sudah tidak ada lagi aktivitas jualan disana,” tutupnya.
Sumber: www.riaupos.co


