PEKANBARU, RIAUBERTUAH.ID - Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Marzuki menjelaskan hari ini, Senin (16 September 2019) terpantau 701 hotspot yang mengepung Sumatera. Sebanyak 73 titik diantaranya berada di Provinsi Riau.
Hotspot tersebut berada pada tingkat kepercayaan 50%. "Tersebar di sembilan provinsi termasuk Provinsi Riau," katanya.
Dijelaskan Marzuki, sebanyak 73 hotspot di Riau itu terdapat di delapan daerah. Diantaranya Kampar ada 2 titik, Dumai 5 titik, Pelalawan 10, Bengkalis 2, Rohil 40, Inhil 6, Inhu 3 dan Kuansing 3 titik panas.
Sedangkan untuk hotspot dengan tingkat kepercayaan 70%, diduga titik api di Riau terdapat 45 titik. Jumlah titik terbanyak terdapat di Rohil dengan jumlah 23 titik. Kemudian ada di Kampar 2 titik, Dumai 3 titik, Pelalawan 7 titik, Inhil 6 titik, Inhu 1 dan Kuansing terdapat 2 titik, serta Bengkalis 1 titik.
Selain itu, jarak pandang pun menurun, terburuk di Pelalawan, hanya 300 meter. Sementara di Pekanbaru, jarak pandang cuma 800 meter.
"Pukul 07.00 WIB jarak pandang di Pekanbaru terpantau terbatas, hanya 800 meter," ujar kata Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Marzuki.
Selain Pekanbaru, kabut asap juga menyelimuti daerah lain seperti Inhu, Dumai dan Pelalawan.
Merzuki menambahkan, selain Provinsi Riau, jumlah hotspot terbanyak terdapat di Provinsi Sumsel dengan jumlah 423 titik. Sedangkan Provinsi Jambi ada 60 titik, Lampung 55 titik, Sumbar 4, Sumut 8, Kepri 18 dan Babel 58 titik.


