PAYAKUMBUH, RIAUBERTUAH.ID – Jumat (24 April 2020), satu orang warga Payakumbuh dinyatakan positif COVID-19. Hal ini dibenarkan oleh Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi didampingi Sekdako Payakumbuh Rida Ananda dan Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh dr. Bakhrizal secara resmi mellui Video Conference (Vicon) kepada awak media di Aula Randang.
"Benar ada warga kita yang positif Covid-19 yaitu H.EM, hasil swapnya baru keluar dari Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand" kata Walikota Payakumbuh Riza Falepi.
Ia menjelaskan bahwa, warganya tersebut dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab tenggorokan dan hidung (spesimen), di Laboratorium Biomedik yang telah dilakukan di Fakultas Kedokteran Unand, Padang.
“Saat ini pasien dirawat di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi. Berdasarkan informasi penelusuran, sepekan sebelum sakit, pedagang ini diketahui baru pulang dari Pasar Aur Kuning Bukittinggi,” kata Riza.
Riza Falepi juga mengatakan warga yang positif COVID-19 tersebut adalah seorang pedagang di Pasar Pusat Payakumbuh atau Pasar Atas. Lokasinya di Jalan Tembakau dan tinggalnya di salah satu perumahan yang terletak di perbatasan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.
“Saat ini yang bersangkutan telah dirawat di RSAM Bukittinggi, sebagai salah satu rumah sakit rujukan dalam penanganan COVID-19 di Sumbar,” ujar Wali Kota Payakumbuh.
Menurut informasi, yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan ke Pasar Aur Kuning Bukittinggi.
“Sudah kami ingatkan untuk segera diperiksa, tapi awalnya menganggap biasa saja. Seminggu kemudian sakit dan masih bertahan di rumah dan setelah agak berat baru ke RS Adnan WD dan kemudian kita kirim ke RSAM,” ujarnya.
Walikota Payakumbuh mengatakan, pihaknya masih sedang melacak riwayat kontak pasien tersebut. Selain beraktivitas di pasar, pasien juga dikabarkan mengikuti salat Jumat berjemaah di salah satu masjid.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang pernah kontak dengan warga berinisial H. EM ini untuk melakukan isolasi mandiri selama waktu yang telah ditentukan dan melaporkan kepada petugas tim gugus penanganan COVID-19 Kota Payakumbuh.
Secara terpisah, Riza mengatakan sebelumnya sebanyak 3 orang warga Payakumbuh dimakamkan dengan Protap COVID-19. Namun bersyukur hasil pemeriksaan ketiga warga Payakumbuh tersebut adalah negatif.
“Setelah hasil lab warga Nan Kodok Nyonya E dan Nyonya N kemaren sudah keluar negatif corona. Kemudian kita baru dapat hasil tes lab untuk Bapak “D” usia 55 tahun, warga Kelurahan Napar, Payakumbuh Utara yang dimakamkan Selasa 21 April 2020 lalu dan hasilnya juga negatif corona,” kata Riza Falepi didampingi Kadis Kesehatan dr. Bakhrizal, Kadis Sosial Idris, dan Kadis Kominfo Jhon Kenedi.


.jpeg)