Kuansing, RIAUBERTUAH.ID - Kecamatan Inuman adalah salah satu kecamatan yang dimekarkan dari kecamatan Cerenti pada tahun 2002 silam, kurang lebih umur kecamatan kami 19 tahun.
Setelah dimekarkan, Kecamatan Inuman mulai berkembang dari segi pembangunan baik infrastruktur fisik maupun SDM nya. Tetapi masih ada yang belum kami miliki yaitu Kantor Polsek.
Melihat antusias masyarakat, pemuda dan mahasiswa baik yang bedomisili dikampung maupun yang diperantauan, maka timbullah inisiatif untuk membuat tim percepatan pembagunan kantor kapolsek inuman.
Diskusi yang dipimpin pemerintah kecamatan sert dihadiri forum kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pemuda dan mahasiswa dikumpulkan untuk merampungkan tim percepatan tersebut.
Dengan puji syukur tim percepatan telah rampung yang diketuai oleh seorang dosen dan pengamat ekonomi yaitu Dr. Trian Zulhadi, SE. M.EC.
Menurut beliau tim ini adalah simbol bahwasanya masyarakat inuman ingin perubahan nyata dan akan terus bergerak dalam bidang apapun
"Kami semua ingin perubahan nyata, sudah banyak wacana dari dulu. Tapi baru tahun ini yang berupa aksi nyata. Kami tidak bergerak disatu lini, melainkan segala bidang untuk Inuman lebih baik lagi" Pungkasnya
Selaras dengan ketua tim, Rustam Effendi merupakan salah satu tokoh masyarakat yang ditunjuk sebagai bendahara tim juga beranggapan bahwa tim akan segerakan untuk lokasi Polsek Inuman dan meminta kepada seluruh aspek untuk mendukung hal ini. Karena menurut Rustam sepanjang umur kecamatan inuman baru kali ini seluruh aspek serius dalam persoalan ini.
"Kami akan berusaha untuk lokasi Polsek Inuman ini dan tolong segala aspek mendukung, karena baru tahun ini yang terbentuk pergerakan seperti ini" tutup Rustam Effendi
Secara terpisah, kami juga mengonfirmasi kepada mahasiswa Inuman yang selalu mengadvokasi masyarakat Kecamatan Inuman ini.
Menurut Edo cipta wiganda, Pergerakan ini adalah wujud cinta mereka kepada Inuman. Serta sosok aktivis ini juga berpesan jangan sampai ada politik di dalamnya
"Ini wujud cinta kami, kami ingin pula seperti kecamatan tetangga punya Kantor Polsek. Jangan sampai ada unsur politik" tutup Mahasiswa yang sering di panggil Pakcik oleh teman seperjuangan nya itu


