DUMAI, Forletnews.com - Selama dua pekan terakhir, tren peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kota Dumai juga tidak tanggung-tanggung.
Bahkan jumlahnya yang mencapai ratusan itu membuat pihak RSUD Kota Dumai menjadi kewalahan. Pasalnya ruang perawatan dan isolasi yang disediakan tak cukup menampung jumlah para pasien tersebut.
"Sehingga perlu dicarikan alternatif baru atau tempat untuk menampung para pasien,"ungkap dr Syaiful selaku Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai.
Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai ini menjelaskan, jumlah meroket tersebut dikarenakan para pasien yang telah dinyatakan positif tersebut, ternyata satu keluarganya yang lain juga positif terpapar virus yang sama.
"Dan ini yang dinamakan klaster keluarga, satu yang diswab hasilnya positif, ternyata hasil mayoritas pada keluarga tersebut juga positif,"ungkapnya.
Diterangkannya lagi, dikarenakan munculnya klaster keluarga ini, akibatnya ada lima RT di Kota Dumai yang masuk zona merah.
Di antaranya RT 17 Kelurahan Teluk Binjai, RT 04 Kelurahan Tanjung Palas, RT 06 Kelurahan Ratu Sima dan RT 08 serta RT 16 di Kelurahan Jaya Mukti, keseluruhannya di wilayah Kecamatan Dumai Timur.
“Kasus Covid-19 di Dumai naik signifikan, dari pola yang terjadi kami memperkirakan Covid-19 jenis baru telah masuk ke Indonesia,”kata dia, Selasa (27/4/2021).
Menurutnya, klaster keluarga ini dianggap jauh lebih cepat menularnya
"Apabila ada salah satu terinfeksi Virus Corona, maka satu keluarga yang tinggal di dalam satu rumah semuanya tertular dan positif Covid-19,"tutup dia.
Sumber : Riaulink


